Pantas Saja Ibu Risma Menutup Lokalisasi di Surabaya

Gimana ya…. di satu sisi sungguh berharap beliau terus memimpin. Tapi di sisi lain, membayangkan beliau jadi ibu atau suami saya dalam posisi ini, tentunya prioritas saya adalah kesejahteraan pribadinya.

Yang mana pun keputusan pribadi beliau. Yang semakin jelas bagi saya cuma satu, ada jauuuh lebih banyak profesi lain di dunia Indonesia ini -not to mention abroad- yang lebih menuntut integritas dibandingkan anggota DPR. Jadi wirausaha salah satunya. Yuk ah jadi wirausaha aja, daripada ongkang ongkang ngaku ngurus rakyat sedunia, jalan-jalan terus ribut minta dikasih cincin emas. Bikin malu ortu ah.

Blognya Ilmu Perpustakaan

Well, tempat lokalisasi sering kali menjadi kontroversi, di sisi moral dan agama tentunya kita sangat menentang adanya lokalisasi dalam sebuah kawasan. Namun di satu sisi banyak pihak yang mendukung dengan alasan-alasan tertentu lewat kemasan logika yang membuat kita mengamini logika-logika pendukung adanya lokalisasi. Gua nggak menyebutkan “apa?” dan “siapa?” orang-orang atau kelompok tersebut. Tetapi hari ini ada satu hal yang membuat gua nggak bisa tidur, merinding, setelah melihat video curhatnya Ibu Risma di Mata Najwa, 12 Februari 2014.

View original post 1,152 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s