Reblog : LAMIS

Puisi ini bukan saya yang bikin. Tapi menarik. Penulisnya mas Joko Setyo Purnomo, klik di link nya untuk kenal lebih jauh dengan artis satu ini.

LAMIS

dua tetes kesturi takkan harumkan secangkir tinja pagi
yang kau bungkus selembar koran bergambar selebriti

tentu saja ini bukan salah kesturi;
tapi, kau: yang terlalu mengobral caci sambil asyik menjilati tinjamu sendiri

sebenarnya, aku ingin memberimu cermin saja
agar lebih irit bicara
sebab, akan terlalu lama melukiskan make up menormu dengan kata-kata

kawan, sebenarnya kau bisa cukup manis
andai saja lidahmu tak terlalu lamis

seperti yang padaku sering kau celakan:
aku tak cukup berpendidikan
karena memilih lurus pada satu jalan ke depan
dan tidak ikut bersamamu menikung ke persimpangan

sungguh, pahit lidahmu telah kutelan

semoga, kelak, kau masih mau meladang bersamaku
dalam semangat dan cinta yang satu

KB: 040717: menjelang isya’
based on curahan hati seorang saudari

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s