Pemimpin Jadi Beban

​Apakah jika engkau mengatakan sedang lapar dan tidak punya makanan, kami tidak akan menyediakannya untuk engkau?
Aku tahu apa pun akan kalian korbankan untukku. Akan tetapi, apa yang harus aku katakan di hadapan Allah nanti jika sebagai peminpin aku menjadi beban bagi umatku?

Advertisements

How To Be Remembered

 diambil dari salah satu tulisan di blog-nya Paulo Coelho…

In the monastery of Sceta, Abbot Lucas gathered the brothers together for a sermon.

‘May you all be forgotten,’ he said.

‘But why?’ one of the brothers asked.

‘Does that mean that our example can never serve to help someone in need?’

‘In the days when everyone was just, no one paid any attention to people who behaved in an exemplary manner,’ replied the abbot.

‘Everyone did their best, never thinking that by behaving thus they were doing their duty by their brother. They loved their neighbour because they understood that this was part of life and they were merely obeying a law of nature. They shared their possessions in order not to accumulate more than they could carry, for journeys lasted a whole lifetime. They lived together in freedom, giving and receiving, making no demands on others and blaming no one. That is why their deeds were never spoken of and that is why they left no stories.’

If only we could achieve the same thing now:

to make goodness such an ordinary thing that there would be no need to praise those who practice it.

IQRA’

Penggalan paragraf dalam buku EMAK tulisan Daoed Joesoef… which I like…

Cover buku EMAK

 

“Kau lihat,” kata Emak sambil tersenyum, ” kekayaan benda berpisah dari kita bila diberikan kepada orang lain tetapi kekayaan pikiran tetap melekat pada kita walaupun dibagi dengan orang lain. Bahkan bila tidak ibagi dengan orang lain, kekayaan pikiran itu akan raib, bisa hilang lenyap dengan sendirinya karena kita sendiri lama-lama bis atidak mengingatnya lagi. Sementara orang lain tidak tahu bahwa pikiran yang raib itu pernah ada karena tak pernah mendapatkannya. Dan yang tak boleh kau lupakan, Nak, adalah bahwa salah satu jalan yang ampuh, salah satu sumber yang tak pernah kering, dari kekayaan pikiran ini adalah buku. Sedangkan cara menggali sumber itu adalah membaca. Jadi emak rasa BUKAN KEBETULAN kalau Allah menyuruh kita membaca.”

Kamu bisa mati tapi tulisanmu tidak

 

… dengan makan kacang goreng dan minum eskrim, paman menganjurkan aku untuk melatih dan membiasakan memulis. Pilihalah setiap kata menurut makna yang dikandungnya dan kemudian susun kata-kata itu menjadi kalimat hidup yang bertutur kepada kegelapan dan ketidak-pedulian. Tunggulah gemanya. Bila bergaung, betata pun lemah suaranya, kirim lagi kalimat-kalimat lain hingga terangkum menjadi kisah yang mengandung pesan tertentu bagi NURANI MANUSIA. Jadikan tulisanmu cara kau melihat, cara kau berpikir dan merasakan, cara kau hidup, cara kau memposisikan kemanusiaanmu. Dan siapakah kamu yang bisa mengubah, bahkan memupus pandanganmu, meredam pikiranmu, melenyapkan pesanmu, mematikan nuranimu? Tak ada seorang pun, tandas paman. Kau bisa mati tetapi TULISANMU TIDAK.

kebijaksanaan yang didapat dari proses berpikir dan merasa terus menerus bukan proses bicara dan berdebat…